Jumat, 10 September 2010  |  
Siapakah yang tidak menaruh hormat kepada-Mu, ya YAHWEH, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab hukum-hukum kebenaran-Mu telah dimanifestasikan (Wah 15:4)
    ARTIKEL DETIL
09-07-2007
Rekonstruksi Kristen 6 : KARAKTERISTIK QAHAL MESIANIK
 
 
SERI: REKONSTRUKSI KEKRISTENAN DAN KRISTEN REKONSTRUKSI

DI MANA QAHAL MESIANIK DALAM PEMETAAN SEJARAH KEKRISTENAN SEDUNIA?

Qahal Mesianik [Yahudi & Non Yahudi] berada dari dalam unsur-unsur aliran dalam Orthodox, Katholik, Protestan, Pentakostal dan Kharismatik yang berusaha untuk menemukan akar imannya yang berasal dari Yudaisme. Oleh karenanya, mereka melepaskan diri secara organisatoris dari arus utama

Qahal Mesianik [Yahudi & Non Yahudi] berupaya untuk menarik eksistensi historisnya kepada Qahal Mesianik di Abad I Ms – yang dipimpin oleh Rabbi & Adon Yahshua Sang Mesias dan sokoguru Qahal Mesianik yaitu: Yokhanan, Kefa, Yaakov dan juga Paul – yang baik pokok kepercayaannya, tata ibadahnya, tempat ibadahnya, kehidupan etika komunitasnya, berakar pada nilai-nilai Hebraik Yudaik

Qahal Mesianik [Yahudi & Non Yahudi] berupaya melakukan redefinisiterhadap sejarah dan pokok-pokok iman serta tata ibadah yang telah mengelami ketercerabutan dari nilai-nilai Hebraik Yudaik Qahal Mesianik [Yahudi & Non Yahudi] berupaya melakukan rekonstruksi tata ibadah dan waktu-waktu ibadah, yang meliputi avodah shabat [ibadah mingguan], avodah tefilah [avodah harian], avodah moedim [avodah tahunan]

Qahal Mesianik [Yahudi & Non Yahudi] turut mengambil bagian dalam proses Tiqun Olam [pemulihan semesta] dengan memanggil Qahal Mesianik yang telah tercerabut dari nilai Hebraik Yudaik, baik itu dari kalangan Orthodox, Katholik, Prostestan, Pentakostal, Kharismatik APA PERBEDAAN QAHAL MESIANIK DENGAN GEREJA ORTHODOX?

Gereja Orthodox – yang mengklaim memelihara garis rasuli dan tradisi semitiknya, yang muncul pertama kali di Anthiokhia dan meluas sampai Mesir, Yunani, Rusia, dll – bersifat RESERVASI iman dan tradisi, yang dipelihara secara ketat dari abad ke abad sejak pertama kali berdirinya Qahal Mesianik non Yahudi di Anthiokhia. Namun Orthodox tetap telah melepaskan diri dari akar Hebraik Yudaiknya, semenjak merekapun mengadospi berbagai ibadah pagan yang di Kristenkan, al., Easter, Epifani, dll. Sementara Qahal Mesianik, bersifat REKONSTRUKSI iman dan tradisi, sehingga mendorong untuk bersikap eksploratif. APA PERBEDAAN QAHAL MESIANIK
DENGAN GEREJA KATHOLIK?


Gereja Katholik –yang mengklaim bahwa Paus adalah wakil Tuhan di bumi yang tidak bisa salah – bersifat SUBORDINASI dalam kepemimpinan, yang dimulai sejak Paus Leo I dan memuncak dalam skisma besar dengan Orthodox pada tahun 1054. Sebagaimana Orthodox, Katholikpun telah jauh melepaskan akar Hebraik Yudaik dan cenderung Anti Semit, semenjak mereka memelihara berbagai ketetapan yang diberlakukan sejak kaisar Kontstantin menjadi kaisar [313 Ms], yaitu menetapkan Christmass, menetapkan Sunday Worship sebagai ganti Sabat, menetapkan Easter sebagai ganti Pesakh, dll. Sementara Qahal Mesianik, bersifat REKONSTRUKSI iman dan tradisi, sehingga mendorong untuk bersikap eksploratif.

APA PERBEDAAN QAHAL MESIANIK
DENGAN KAUM PROTESTAN, PENTAKOSTA, KHARISMATIK?


Baik Protestan, Pentakosta maupun Kharismatik, merupakan pecahan-pecahan yang bersifat ANTITESA dengan aliran sebelumnya. Protestan merupakan ANTITESA terhadap Katholik, Pentakostal merupakan antitesa terhadap Protestan, Kharismatik merupakan antitesa terhadap Pentakostal. Sikap antitesa ini berpengaruh terhadap perkembangan doktrin dan tata ibadah dan kurang mengkaji keseluruhan persoalan. Aliran-aliran tersebut lebih menekankan berbagai pokok persoalan yang “hilang” dalam aliran induknya. Protestan menekankan ANUGRAH & IMAN sebagai antitesa terhadap Katholik yang menekankan PERBUATAN atau AMALAN. Kaum Pentakostal menekankan KARUNIA-KARUNIA, sebagai antitesa terhadap Protestan yang mulai mapan dan bersifat organisatoris birokratis serta terjebak dalam intelektualisme. Demikian pula kaum Kharismatik lebih menekankan unsur EMOSI DALAM PUJIAN SERTA MENONJOLKAN BERBAGAI PERBUATAN MUZIZAT, sebagai antitesa terhadap kaum Pentakostal yang mulai mapan dan bersifat organisatoris birokratis. Sementara Qahal Mesianik, bersifat REKONSTRUKSI iman dan tradisi, sehingga mendorong untuk bersikap eksploratif.


PDT. TEGUH HINDARTO, MTH.
NAFIRI YAHSHUA MINISTRY
PO. BOX 122
KEBUMEN 54300
JAWA TENGAH – INDONESIA
 
Komentar terhadap Artikel ini dapat Anda kirim ke komentar@messianic-indonesia.com
Jangan lupa untuk mencantumkan Judul Artikel ini dalam komentar Anda

Anda juga dapat berpartisipasi dalam situs ini
dengan mengirimkan Artikel anda ke redaksi@messianic-indonesia.com
--- tguh ---
Shalom Alaika !!!
Selamat datang,

selamat bergabung di komunitas Messianic Indonesia.
Semoga website ini dapat menjadi berkat bagi saudara.

 

©2007 Messianic-Indonesia Media Team - All Rights Reserved  
Terimakasih Bapa atas kesempatan yang telah Engkau berikan untuk membangun Situs ini.
Pakailah Situs ini untuk memasyurkan dan memuliakan nama-Mu. Amin

Saran dan Kritik:
redaksi@messianic-indonesia.com