Jumat, 10 September 2010  |  
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan. Pada waktu itu kamu akan berkata: 'Bersyukurlah kepada YAHWEH, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyurkanlah bahwa nama-Nya tinggi luhur! Bermazmurlah bagi YAHWEH sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi! (Yes 12:3-5)
    ARTIKEL DETIL
14-03-2008
YAHSHUA DALAM SEDER PESAKH
 
 
Easter & Eukharisti : Distorsi terhadap Pesakh Ibrani
Setelah Kekristenan berkembang keluar Yerusalem dan semakin banyaknya orang non Yahudi mengikut Mesias Yahshua, maka berbagai praktek dan kebiasaan paganistik/kafir , terbawa masuk secara sinkretik. Fenomena ini muncul pada Abad 2 Ms. Bahkan ketika Konstantine memproklamirkan Kekristenan sebagai agama negara di Roma, maka pelbagai tata ibadah dan perayaan Hebraik banyak yang terdistorsi. Muncullah istilah Easter, Christmass, Ibadah Minggu, dll.

1. Hakikat Easter Kata “Easter” dipergunakan untuk mengistilahkan “Paskah”. Dalam terjemahan versi King James, ata tersebut disematkan satu kali dalam Kisah Rasul 12:4. Dalam The Oxford English Dictionary, dijelaskan mengenai asal usul kata “Easter” sbb : “Easter memiliki nama mula-mula daari periode pra Kristen, sebuah nama yang dirayakan bagi Eostre, dewi dari Jerman kuno yang juga dikenal dengan sebutan Eos dari Yunani atau sebagai Usha/Ushas nama dewi Hindu. Eostre dikenal sebagai dwi kesuburan atau kelahiran. Selanjutnya, ini adalah nama lain dari dewa matahari, nama lain dari kedewaan, Eostre, Eastre, Eostra atau Ostara, yang telah diadopsi oleh Kekristenan. Dalam kebudayaan Yunani kuno disebut dengan Eos atau Homer atau Ishtar dalam tradisi Syria. Dalam kebudayaan Yunani kuno, Eos dipandang sebagai dewi yang penuh cinta dan dihubungkan dengan kesuburan yang dilambangkan dalam bentuk telur atau kelinci” [C.J. Koster, Come Out of Her My People, Institute For Scriptures Research, 1998, p.25]

2. Hakikat Ekaristi Kata “Ekaristi” lazim dilaksanakan dalaam Gereja Katholik. Kata Ekaristi sendiri berasal dari kata Yunani “Eukharisteo” yang bermakna “ucapan syukur” [Mat 15:36, 1 Kor 10:30], “berterimakasih” [Rm 16:4]. Karakteristik dalam Ekaristi adalah :

Artikel Selengkapnya ...
 
Komentar terhadap Artikel ini dapat Anda kirim ke komentar@messianic-indonesia.com
Jangan lupa untuk mencantumkan Judul Artikel ini dalam komentar Anda

Anda juga dapat berpartisipasi dalam situs ini
dengan mengirimkan Artikel anda ke redaksi@messianic-indonesia.com
--- tguh ---
Shalom Alaika !!!
Selamat datang,

selamat bergabung di komunitas Messianic Indonesia.
Semoga website ini dapat menjadi berkat bagi saudara.

 

©2007 Messianic-Indonesia Media Team - All Rights Reserved  
Terimakasih Bapa atas kesempatan yang telah Engkau berikan untuk membangun Situs ini.
Pakailah Situs ini untuk memasyurkan dan memuliakan nama-Mu. Amin

Saran dan Kritik:
redaksi@messianic-indonesia.com