Warning: mktime() [function.mktime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead in /home/messiani/public_html/plugins/system/vvisit_counter.php on line 62

Warning: mktime() [function.mktime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead in /home/messiani/public_html/plugins/system/vvisit_counter.php on line 95
BENARKAH YAHWEH ADALAH NAMA DEWA BULAN? | Indonesian Judeo-Christianity Institute (IJI)
top
logo

Indonesian Judeochristianity Institute

Indonesian Judeochristianity Institute
berafiliasi dan berpartner dengan
Hebraic Roots Teaching Institute


DAFTAR BUKU


KURSUS TERTULIS IJI


KURSUS BAHASA IBRANI


BULETIN IJI

Dapatkan Sekarang




Bahasa


.
Home

Warning: strtotime() [function.strtotime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead in /home/messiani/public_html/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead in /home/messiani/public_html/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/messiani/public_html/plugins/system/vvisit_counter.php:62) in /home/messiani/public_html/administrator/components/com_frontenduseraccess/plugin_system/plugin_system2.php on line 504

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/messiani/public_html/plugins/system/vvisit_counter.php:62) in /home/messiani/public_html/administrator/components/com_frontenduseraccess/plugin_system/plugin_system2.php on line 505
BENARKAH YAHWEH ADALAH NAMA DEWA BULAN? PDF Print E-mail

Saat saya hendak menyampaikan kotbah di Madiun, seorang rekan hamba Tuhan memberikan informasi mengejutkan pada saya bahwa terjadi perdebatan ramai di forum diskusi dunia maya baik melalui facebook maupun milis-milis diskusi lainnya, yaitu anggapan/tuduhan bahwa YHWH yang dieja dengan Yahweh adalah nama dari dewa bulan bangsa Mesir kuno. Kemudian teman saya memberikan beberapa referensi situs internet yang menuliskan pembahasan tersebut dan dia meminta saya untuk memberikan tanggapan serius terkait tuduhan tersebut.

 

Sepulang saya dari Madiun, saya kembali melakukan penggalian data dan mencari bahan-bahan yang lebih banyak lagi karena saya belum puas mengenai literatur yang diberikan oleh teman saya. Dan berikut hasil kajian yang saya lakukan beberapa minggu ini terkait tuduhan bahwa YHWH adalah nama dewa bulan.

 

 

Untuk pertama kalinya saya menemukan kajian yang menghubungkan bahwa nama Yah terkait dengan nama dewa bulan Mesir Ya dalam artikel berjudul Yah – Another Moon God (http://www.allegyptiangods.com/gods/yah/). Berikut saya ringkaskan pokok pikiran dalam artikel tersebut sbb:

  1. Leluhur Israel telah mencampuradukkan (intermingled) antara Tuhan yang mereka sembah dengan tuhan Mesir
  2. Sumber rujukan untuk menyimpulkan bahwa Yah adalah nama dewa Mesir yang diadopsi orang Yahudi adalah Papirus Ani di mana disebutkan nama Yah 2 kali yaitu dalam pasal 2 dan pasal 18 yang berbunyi sbb:

 

“A spell to come forth by day and live after dying. Words spoken by the Osiris Ani: O One, bright as the moon-god Iah; O One, shining as Iah; This Osiris Ani comes forth among these your multitudes outside, bringing himself back as a shining one. He has opened the netherworld. Lo, the Osiris Osiris [sic] Ani comes forth by day, and does as he desires on earth among the living.”

 

“[A spell to] cross over into the land of Amentet by day. Words spoken by the Osiris Ani: Hermopolis is open; my head is sealed [by] Thoth. The eye of Horus is perfect; I have delivered the eye of Horus, and my ornament is glorious on the forehead of Ra, the father of the gods. Osiris is the one who is in Amentet. Indeed, Osiris knows who is not there; I am not there. I am the moon-god Iah among the gods; I do not fail. Indeed, Horus stands; he reckons you among the gods.”

 

  1. Nama Yah berasal dari penduduk Levant dan Hyksos yang berimigrasi dan memerintah serta menguasai Mesir. Tersebarluasnya dewa Yah tidak terlepas dari kontak dengan penduduk Palestina, Syria dan Babilonia. Nama raja Mesir dinasti ke-17 Tao I adalah Yah-hotep. Kemudian raja Mesir dinasti ke-18 bernama Ahmose atau Yah-mose. Dalam kuburan Tuthmosis III dari dinasti ke-18 dijuluki Sit-Yah

Sementara itu dalam artikel The Hallelujah god ( http://yahwehism.com/yah-god.html) dikatakan bahwa nama dewa bulan Yah diambil dari Babilonia dan Mesir. Nama dewa Ya di Mesir yang merupakan seorang dewa diubah menjadi dewi di Mesir dengan sebutan Shua yang merupakan nama dewa langit. Penulis artikel ini pun membuat teori khayalan bahwa nama Yahshua artinya Ya adalah dewa langit. 

Judul yang memberikan kajian serupa di atas al.,

 

Yahweh: The Pagan God of Mythology oleh Ryan Hicks

http://members.fortunecity.com/faithofgod/yahweh.htm

 

Bagaimanakah tanggapan kita atas tuduhan tersebut? Pertama, jika kita menyelidiki Papirus Ani yang menjadi sumber rumor tersebut ternyata tuduhan tersebut tidak terbukti sama sekali. Papirus Ani sendiri bukanlah berisikan pengagungan pada dewa bulan melainkan sekumpulan tulisan berisikan mantra, rapal, himne bagi orang-orang Mesir yang hendak mengalami kematian yang berasal dari tahun 1240 SM. Dalam Papirus tersebut justru yang menonjol adalah nama beberapa dewa seperti RA, HORUS, OSIRIS, dll.  Informasi terkait Papirus Ani dapat dilacak dalam sumber-sumber berikut:

 

Book of the Dead-The Papyrus Ani

http://www.all-about-egypt.com/papyrus-of-ani.html

 

Papyrus Ani

http://en.wikipedia.org/wiki/Papyrus_of_Ani

 

Kedua, ada kesalahpahaman dalam pengejaan. Nama dewa bulan dalam naskah Hieroglif Mesir seharusnya dieja AAKH bukan YAH. Kesamaan bunyi ini yang akhirnya dihubung-hubungkan dengan nama Yah. Untuk informasi pengejaan ini dapat dilacak dalam judul artikel sbb:

 

 

The Personification of Yah from the Crescent Moon

http://nuwaubian-hotep.net/docs/yah/yahh.htm

 

AAH: Old Moon God. A shadowy figure who appears to work behind the scenes pulling strings.

http://www.godchecker.com/pantheon/egyptian-mythology.php?deity=AAH

 

Egyptian Gods: Aah

http://egyptian-gods.org/egyptian-gods-aah/

 

Ketiga, menghubungkan penetapan perayaan Yahudi yang berfokus pada bulan dengan nama dewa bulan Mesir adalah suatu kekeliruan yang fatal. Orang Yahudi dan Bangsa Israel kuno memulai penghitungan hari dan bulan berdasarkan kalender bulan dan matahari. Sekalipun demikian, penetapan ini bukan dikarenakan mengadopsi gagasan Mesir dan agama pagan lainnya namun didasarkan perintah Yahweh sendiri senbagaimana dikatakan: “Berfirmanlah Tuhan: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun” (Kejadian 1:14). Kata “masa-masa yang tetap” dipergunakan kata Ibrani מועדים (moedim) yang kelak menjadi penetapan bagi hari-hari raya YHWH sebagaimana diperintahkan dalam Imamat 23:2 (מועדי יהוה – Moadey Yahweh)

 

Keempat, orang Mesir kuno lebih berfokus pada penyembahan pada dewa Matahari Ra dan tidak pernah disinggung-singgung penyembahan pada dewa bulan secara khusus.

 

Kelima, tidak ada nama dewa Yah dalam daftar nama dewa-dewa Mesir kuno. Bahkan nama dewa yang diduga SHUA seharusnya dieja SHU. Silahkan periksa artikel berikut:

 

Egyptian Mythology

http://www.touregypt.net/gods1.htm

 

Keenam, bagaimana mungkin YHWH adalah nama dewa bulan Mesir, jika YHWH sendiri yang menciptakan bumi, matahari, bulan dan bintang? “Berfirmanlah Tuhan: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Tuhan menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Tuhan menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Tuhan melihat bahwa semuanya itu baik” (Kejadian 1:1,14-18)

 

Ketujuh, bagaimana mungkin YHWH adalah nama dewa bulan Mesir, jika YHWH sendiri melarang peribadahan kepada matahari dan bulan? "Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh YHWH, Tuhanmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata YHWH Tuhanmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya, dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu;...” (Ulangan 17:2-3)

 

Kedelapan, jika memang benar YHWH adalah dewa Mesir yang diadopsi oleh orang Israel dan Yahudi, bagaimana mungkin YHWH sendiri yang mengirimkan tulah dan menghukum dewa-dewa Mesir? “Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua tuhan di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, YHWH” (Keluaran 12:12).

 

Kesembilan, tidak ada petunjuk dan bukti tertulis bahwa ada patung dan kuil dewa bernama YHWH atau YAHWEH di wilayah Mesir atau Babilonia. Yang ada adalah patung dewa-dewa baik dewa matahari dan dewa bulan yang dihubung-hubungkan dengan nama YHWH.

Kesepuluh, tidak ada bukti tertulis bahwa leluhur Israel telah melakukan adopsi nawa dewa Mesir. Baik Talmud, Misnah, Gemara, Targum tidak pernah memberikan informasi sedemikian.

 

Dengan demikian, anggapan/tuduhan yang berkategori hujat bahwa YHWH adalah nama dewa bulan Mesir kuno yang diadopsi oleh leluhur Israel hanyalah teori isapan jempol yang didorong oleh sikap Anti Semitisme.

“Beginilah harus kamu katakan kepada mereka: "tuhan-tuhan yang tidak menjadikan langit dan bumi akan lenyap dari bumi dan dari kolong langit ini." YHWHlah yang menjadikan bumi dengan kekuatan-Nya, yang menegakkan dunia dengan kebijaksanaan-Nya, dan yang membentangkan langit dengan akal budi-Nya. Apabila Ia memperdengarkan suara-Nya, menderulah bunyi air di langit, Ia menaikkan kabut awan dari ujung bumi, Ia membuat kilat serta dengan hujan, dan mengeluarkan angin dari perbendaharaan-Nya. Setiap manusia ternyata bodoh, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena patung buatannya. Sebab patung tuangannya itu adalah tipu, tidak ada nyawa di dalamnya, semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binasa pada waktu dihukum” (Yeremia 10:11-15)

Teguh Hindarto, MTh

 

bottom
top

bottom

Powered by Joomla!. Design by Vortex Multi-Colour Valid XHTML and CSS.